Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

rubik's

Kamis, 09 September 2010 0 komentar



Masih ingat dengan mainan dengan bentuk kotak-kotak seperti diatas?

Kami lupa apa namanya dalam bahasa Indonesia tetapi ini adalah RUBIK, sebuah permainan dalam menyusun warna yang sempat menjadi populer pada tahun 80an (terjual lebih dari 300 juta buah).


Mereka menyebut benda ini dengan nama Rubik's Cube ato Kotak Ajaib ato Rubik.


Setelah lebih dari 20 tahun tanpa adanya perubahan dalam bentuk dan disain, akhirnya RUBIK meluncurkan RUBIK digital.

Walaupun bentuknya hampir sama, jangan berharap bahwa anda bisa memutar sisi kotak yang biasa dilakukan pada RUBIK jaman dulu.

Dengan lampu dan suara di dalamnya, RUBIK ini mempunyai 6 macam permaianan di dalamnya seperti Light Speed (menekan tombol pada setiap warna yang menyala secara cepat), Rapid Recharge (menekan lampu yang menyala secara acak dan cepat sebelum lampu tersebut redup), Pattern Panic (permainan daya ingat dimana lampu akan menyala secara acak dan kita harus menekan lampu mana saja yang menyala sebelumnya), Code Cracker (memecahkan kode dengan logika dengan menekan tombol warna yang benar), Multiplayer Madness (permainan dengan lebih dari 1 orang dengan cara mematikan tombol yang menyala dan menyerahkannya kepada orang lain dan seterusnya sampai ada yang telat untuk menekan), Cube Catcher (menekan tombol yang menyala secara cepat).

Kami akui, permainan ini jauh berbeda dengan yang kami miliki sebelumnya tetapi yang pasti akan sama-sama memusingkan kepala. :-)

Harganya sekitar Rp. 200.000 tetapi sayangnya sampai saat ini, kami belum menemukannya di Indonesia. :-(

rubik_02.jpg
Artis aja pada maen rubik... sudahkah anda mempunyai rubik's...?
READ MORE - rubik's

Proses Pembuatan Rubik's Cube

Rabu, 16 Juni 2010 0 komentar
Pembuatan prototipe kubus Rubik pertama adalah dengan menggunakan tangan. Semenjak tahun 1970-an, metode untuk produksi massal dikembangkan dan terus digunakan sampai hari ini. Biasanya, produksi melalui langkah demi langkah proses yang melibatkan cetak injeksi dari potongan-potongan, menggabungkan potongan-potongan tersebut, pelabelan, dan menempatkan produk jadi dalam kemasan.

Pengecoran

1.Saat produksi dimulai, pelet plastik diubah menjadi bagian-bagian kubus Rubik melalui injection molding. Dalam proses ini, pelet yang dimasukkan ke dalam hopper, sebuah mesin cetak injeksi. Pellet plastik mencair ketika melewati sebuah sekrup hidrolik yg dikontrol. Setelah berlubang, plastik disuntikkan ke dalam cetakan. sebelum disuntikkan plastik cair, kedua bagian cetakan dibawa bersama-sama untuk menciptakan suatu rongga yang memiliki bentuk identik bagian kubus Rubik. Ini bisa menjadi tepi, sudut, atau menjadi pusat. Di dalam cetakan, plastik ini ditekanan untuk jumlah waktu tertentu dan kemudian dibiarkan mendingin. Setelah terbentuk, kedua belah cetakan dibuka dan keluarkan kubus yangtelah dicetak. Cetakan kemudian ditutup lagi dan dimulai proses lagi. Setiap kali mesin mencetak cetakan satu set bagian, merupakan satu siklus mesin. Siklus waktu kubus Rubik sekitar 20 detik.
2. Setelah bagian-bagian kubus yang dikeluarkan dari cetakan, mereka jatuh ke dalam keranjang wadah lalu diperiksa untuk memastikan bahwa tidak ada bagian yang rusak. Kubus Rubik selalu terbuat dari bahan murni dan tidak pernah menggunakan reground limbah plastik.

Bagian perakitan

3. bagian Rubik's cube dibawa ke jalur perakitan. Dalam tahap produksi, potongan kubus individu disatukan. Dimulai dengan inti nilon, masing-masing kubus pusat ABS adalah terpaku ke inti dengan spacer. Ppaku keling ini dengan hati-hati dikendalikan, berhenti kedalaman untuk memastikan pegas dikompresi dalam jumlah yang tepat. Masing-masing kubus memiliki pusat penutup plastik yang direkatkan untuk menyembunyikan paku keling. Tepi ABS dan potongan-potongan sudut yang secara individu ditumpuk di sekitar inti. kubus ini dibangun dari bawah ke atas dan bagian terakhir yang dipasang adalah pusat kubus akhir yang lagi terpaku ke inti dengan spacer dan tutup direkatkan pada akhir.
Spoiler for :


Pelabelan

4. Selanjutnya, kubus Rubik wajah perlu diberi label. Label yang dibuat dari bahan lembar polypropylene yang dicetak dengan warna. lembar polypropylene dicetak kemudian dilaminasi. Bahan tersebut kemudian dipotong. Label yang dibuat semuanya sembilan potong setiap wajah. Dengan cara ini label bisa sangat selaras ketika mereka diterapkan pada kubus.

Pengemasan

5. Setelah semua label selesai, kubus diletakkan dalam kemasan akhir. Ini bisa menjadi kotak kecil yang memiliki buku kecil instruksi yg dimasukkan atau kemasan plastik blister dengan dukungan kardus. Pengamasan ini memiliki tujuan ganda untuk melindungi kubus Rubik dari kerusakan yang disebabkan oleh pengiriman dan iklan produk. paket Rubik's cube yang dimasukkan ke dalam wadah untuk pengepakan, kemudian dimuat di truk dan produk dikapalkan di seluruh dunia.
Spoiler for :



Quality Control

Untuk memastikan bahwa setiap mainan akan menjadi produk berkualitas tinggi, inspektur pengawasan mutu memeriksa produk di setiap tahapan produksi. Pelet plastic diuji secara kimiawi untuk menentukan apakah mereka memenuhi spesifikasi kimia tertentu. Ini termasuk pemeriksaan pada penampilan, warna, titik leleh, toksisitas, dan berat molekul.

Kualitas bagian-bagian individu juga diperiksa hanya setelah keluar dari cetakan. Sejak ribuan komponen yang dibuat setiap hari, pemeriksaan lengkap akan sulit. Akibatnya, inspektur mengacak dalam memeriksa bagian-bagian plastik pada interval waktu tetap dan memeriksa untuk memastikan mereka memenuhi ukuran, bentuk, dan spesifikasi konsistensi. Metode sampling ini memberikan indikasi yang baik tentang kualitas menjalankan produksi keseluruhan kubus Rubik. Hal-hal yang tampak untuk mencakup bagian cacat, bagian dipasang tidak benar dan tidak sesuai label. Sementara inspeksi visual adalah metode uji utama yang digunakan, pengukuran yang lebih ketat dilakukan. Peralatan ukur yang digunakan untuk memeriksa panjang, lebar, dan tebal setiap bagian. Biasanya, perangkat seperti Vernier caliper, mikrometer, atau mikroskop digunakan. Sebelum meletakkan kubus di kemasan kubus diputar untuk memastikan bahwa kubus rubik dapat bekerja dengan baik. Ini dapat dilakukan dengan tangan atau dengan mesin berputar. Jika ditemukan mainan yang cacat itu ditempatkan di samping untuk dikerjakan ulang nanti.
READ MORE - Proses Pembuatan Rubik's Cube

Yudhi Begex Solving 500 Rubik's Cube

Minggu, 06 Juni 2010 0 komentar
Untuk lebih memperkenalkan permainan Rubik, seorang pemuda asal Solo akan mencoba mensolving 500 rubik dalam waktu kurang dari 3 jam. Yudhi Ari Wibowo atau akrab disapa Yudhi Begex, melakukan hal tersebut untuk mempersiapkan pemecahan rekor Muri yang rencanannya akan dilakukan pada 20 Oktober mendatang. “Pada 20 Oktober nanti, rencana saya akan menyelesaikan 2010 rubik dalam waktu 20 jam 10 menit” jelas Yudhi.

Sedangkan dalam upaya mensolving 500 rubik tersebut, kendala utama adalah pencahayaan. Sebab rubik adalah permainan yang menggabungkan warna. Sehingga jika tidak menggunakan cahaya yang cukup, maka warna dapat berbeda. Seperti pantauan timlo.net bahwa acara yang digelar dihalaman PGS ini terlihat kurang terang pencahayaannya. Puyad dari Laut Biru Rubiks shop selaku penyelenggara pun mengatakan hal serupa.

Sementara itu, prestasi yang membanggakan Yudhi adalah Nasional Champion di Jakarta pada tahun 2009 lalu. Bahkan Yudhi juga menyingkirkan pemain rubik dari Malaysia, dan Belanda. Ketika memenangi kejuaraan tersebut, Yudhi berhasil mensolving 1 rubik dalam waktu rata-rata 14 detik.

“Target kedepan, saya ingin masuk 10 besar di kompetsi rubik, agar dapat menjadi wakil Indonesia pada kejuaraan Asia Champion di Bangkok” tutur Yudi. Babak penyisihan kompetisi sendiri telah dimulai sekitar 1 bulan yang lalu.





















foto by: laut biru dan timlo
READ MORE - Yudhi Begex Solving 500 Rubik's Cube